Senin, 02 Mei 2016

02/05/216
Tidak ada yang tau perasaan yang aku rasakan sekarang ini. Rasa marah yang tidak tertahankan lagi. Aku bingung harus berbuat apa, harus memikirkan apa.
Yang jelas, aku harus keluar dari zona seperti ini. Kegalauan yang aku alami bukan kegalauan biasanya. Karena aku tau ini bukanlah sinetron yang bisa disetting atau di catining seperti ditayangkan di tv-tv.
Cinta memang mudah datang walau ada pandangan pertama, tetapi cinta yang aku miliki terhada dirinya menlahirkan rasa sayang yang berlebihan. Hingga membuat diriku tidak bisa berbuat apa-apa tanpa dirinya. Aku sangat menyayanginya, aku mencintainya setulus hatiku. Dia wanita yang sempurna di mataku dan tidak akan tergantikan. 
Seiring berjalanya waktu, masa-masa kasmaran dan berbagai masalah kami hadapi bersama dan berdiakusi hingga melahirkan jalan keluar. Ada rasa di mana rasa cemburuku terhadap dirinya yang tidak bisa aku hilangkan, pada saat menerima telfon yang tidak ada nama kontaknya, pada saat dia berjalan tanpa aku ketahui kemana, disitulah rasa cemburuku tiba-tiba membakar emosiku. Hingga tudingan dan pemikiran tidak masuk akal kutujukan keadanya. Entahlah mengapa aku begini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar